9 Rahasia Teknik Presentasi Steve Jobs

steve-jobs-showing-passion-in-presentation

Steve Jobs menampilkan presentasi dengan menawan

 

Inilah rahasia teknik presentasi Steve Jobs yang menawan itu. Teknik presentasi luar biasa yang dia pakai dalam Keynote Address di Apple World Wide ConferenceMacworld dan berbagai sesi presentasi lainnya.

Penampilan Jobs dalam sebuah presentasi selalu dinanti banyak orang. Lewat teknik presentasi kelas dunia yang khas, dia berhasil menunjukkan bagaimana mengemas presentasi secara menarik layaknya sebuah pertunjukan atraktif.

Dalam pembukaan buku Presentasi Memukau saya telah menjelaskan bagaimana Steve Jobs tampil luar biasa dalam sebuah presentasi. Mulai dari membuka presentasi secara menarik, menampilkan data dan fakta dengan cara berbeda, melakukan demonstrasi produk yang mengundang decak kagum sampai menciptakan momentum dan klimaks yang ditunggu seluruh audiens.

Dan inilah 9 rahasia teknik presentasi Steve Jobs buat kesuksesan presentasi Anda:

 

1. Ciptakan Cerita Di Balik Sebuah Presentasi

Tahukah Anda rahasia penting di balik setiap presentasi yang memukau?

Rahasia itu adalah bagaimana menciptakan cerita di balik sebuah presentasi. Semua orang suka dengan cerita. Dan presentasi yang memiliki cerita di dalamnya akan selalu dikenang audiens.

Alasannya sederhana, cerita mudah diingat. Itu mengapa Anda akan selalu ingat cerita masa kecil yang dikisahkan orangtua Anda dulu. Audiens akan ingat cerita Anda dan cepat melupakan hal-hal lainnya.

Steve Jobs menguasai betul teknik ini. Dalam setiap presentasi dia selalu menyampaikan sebuah cerita. Ketika memperkenalkan iPod di tahun 2001, dia tidak sedang menjelaskan sekedar alat pemutar MP3.

Steve Jobs memilih untuk menceritakan iPod sebagai “1000 lagu yang ada di dalam saku Anda.”

 

steve-jobs-introduce-ipod

Steve Jobs memperkenalkan iPod

 

Dalam presentasi yang dia bawakan, Jobs memasukkan sendiri iPod tersebut ke dalam saku celananya. Inilah cerita yang kemudian beredar tentang sebuah alat yang bisa menampung 1000 lagu di dalam kantong Anda.

Ketika memperkenalkan iPhone untuk pertama kalinya di tahun 2007, Steve Jobs tidak ingin produk tersebut hanya dikenal sebagai sebuah ponsel pintar. Melainkan Jobs menyebutnya sebagai ponsel yang mengerti penggunanya. Sebuah ponsel yang menggabungkan alat komunikasi, menikmati multimedia dan penghubung ke dunia internet. Itulah cerita yang disampaikan oleh Jobs.

Sampaikan sebuah cerita dan audiens akan terus mengingat presentasi Anda. Itulah teknik presentasi kelas dunia.

 

2. Slide Sederhana Namun Kuat Secara Visual

Sebuah slide yang baik seringkali bukan slide yang rumit. Slide yang baik adalah slide yang sederhana, tepat sasaran, dan membantu audiens menangkap dengan cepat gagasan yang ingin disampaikan presenter.

Dalam setiap presentasi, Steve Jobs selalu menggunakan slide-slide yang sangat sederhana. Kadangkala slide tersebut hanya berisi gambar tanpa kata-kata. Ada kalanya slide tersebut hanya berisi angka yang ditulis sangat besar.

Gambar-gambar berikut ini menunjukkan langsung beberapa contoh slide yang dipakai Steve Jobs. Anda bisa melihat betapa simpel slide yang dipakai.

 

steve-jobs-showing-different-ipods

Steve Jobs menjelaskan perkembangan produk iPod dari waktu ke waktu menggunakan slide hanya berupa gambar tanpa teks sama sekali

 

steve-jobs-slide-2b-songs

Dalam banyak kesempatan, Steve Jobs menggunakan angka yang ditulis besar-besar dalam slide-nya untuk memberi penekanan pada data yang sedang dibahas

 

Jangan salah, meskipun sederhana, slide tersebut memiliki kekuatan visual.

Lewat gambar yang tepat, Steve Jobs mampu menggugah imajinasi audiens untuk membayangkan apa yang sedang dia ceritakan.

Ketika menampilkan angka, Jobs tidak ingin hanya angka tersebut hanya tampil sebagai sebuah nilai yang tidak dipahami audiens.

Dia menjelaskan kepada semua orang cerita di balik angka tersebut.

 

steve-jobs-explain-ipod

Mayoritas slide yang dipakai Steve Jobs sangat sederhana. Hanya berupa gambar disertai sedikit teks. Adapun penjelasan lebih mendalam disampaikan langsung oleh Steve Jobs sebagai presenter

 

Jobs tidak pernah membaca slidenya baris per baris seperti yang dilakukan banyak presenter. Dia menjadikan slide sebagai alat pendukung visual dari cerita yang sedang dia sampaikan.

Hebatnya lagi, dia tidak membuat perhatian audiens tertuju kepada slide itu sendiri. Jobs membuat audiens bisa memahami dengan cepat slide yang tampil untuk kemudian memusatkan perhatian pada apa yang dia sampaikan sebagai presenter.

 

steve-jobs-slide-phone-comparison

Steve Jobs membandingkan keypad dari berbagai ponsel dalam presentasi peluncuran iPhone 2007

 

Ketika membandingkan ukuran layar berbagai ponsel cerdas yang ada di pasaran pada tahun 2007, dengan cerdas Jobs menampilkan slide yang menunjukkan keyboard berbagai ponsel cerdas tersebut. Jobs mengatakan betapa keyboard tadi memakan tempat yang sangat banyak dan tidak fleksibel digunakan ketika berpindah-pindah aplikasi. Lewat gambar sederhana namun menggugah dia mampu menjelaskan pesannya dengan kuat.

Jika Anda ingin mencontoh teknik membuat slide ala Steve Jobs, belajarlah membuat slide yang sederhana, namun kuat secara visual.

Rancang slide yang cepat dipahami audiens dan mendukung isi presentasi Anda.

 

3. Gunakan Aturan Tiga Bagian

Dalam penulisan pidato, dikenal aturan tiga bagian. Ini dilakukan karena orang terbiasa memahami banyak hal lewat tiga bagian.

Jobs tahu betul kekuatan di balik tiga bagian ini dan dia menggunakannya di banyak kesempatan.

Ketika menjelaskan apa itu iPhone, Jobs tidak menceritakan terlalu banyak hal yang bisa membuat orang bingung. Dia merangkumnya sebagai sebuah ponsel revolusioner yang memiliki tiga fungsi:

  • Sebuah iPod yang menghibur
  • Sebuah ponsel cerdas
  • Sebuah alat komunikasi internet yang hebat

Gambar berikut menunjukkan bagaimana Jobs menjelaskannya dengan sangat sederhana.

 

steve-jobs-iphone

Inilah cara Steve Jobs menggunakan konsep tiga bagian dan merangkum sebuah produk dalam 3 bagian sederhana. Dengan cara ini, Steve Jobs mampu menjelaskan sesuatu yang kompleks dengan cara sangat sederhana

 

Dengan tiga hal tersebut, apa yang dia sampaikan mudah diingat oleh audiens sekaligus mampu merangkum seluruh fitur lainnya.

Jumlah lebih dari tiga sulit diingat audiens. Sementara kurang dari tiga terlalu sedikit sehingga kurang menarik. Gunakan tiga bagian informasi untuk menciptakan kekuatan pada presentasi Anda.

 

4. Bantu Audiens Memahami Statistik dan Data

Sebuah presentasi kadangkala memerlukan statistik dan data untuk menyampaikan informasi penting kepada audiens. Namun sayangnya, statistik dan data seringkali terasa hambar. Bahasa gaulnya “garing”.

Lantas bagaimana membuat statistik dan data menjadi bermakna? Caranya adalah dengan mengangkat kisah di balik statistik dan data. Ingat, audiens tidak peduli dengan angka yang Anda tampilkan. Melainkan mereka peduli dengan cerita di balik angka tersebut.

Ketika menjelaskan jumlah lagu yang didownload lewat iTunes, Jobs menyampaikan data sederhana dengan mengatakan 2 milyar lagu telah didownload. Sama dengan 5 juta lagu didownload perhari.

Tidak berhenti sampai di situ, Jobs menambahkan cerita bahwa angkat tersebut berarti 58 lagu dibeli orang setiap detik. Untuk lebih memudahkan audiens membayangkannya, Jobs mengatakan, “Ini terjadi setiap menit dalam setiap jam dalam setiap hari.”

 

steve-jobs-slide-5m-download

Dalam presentasi tahun 2007, Steve Jobs menjelaskan 5 juta lagu didownload setiap hari dari iTunes

 

Perhatikan bagaimana Jobs mampu menampilkan cerita yang menarik di balik angka.

Jika audiens hanya diberikan data 2 milyar lagu yang sudah terjual atau 5 juta lagu per hari, mungkin mereka sulit membayangkan apa arti angka tersebut.

Tapi ketika Jobs membantu dengan analogi bahwa jumlah itu sama dengan 58 lagu per detik setiap harinya, maka audiens dengan cepat bisa membayangkan bahwa angka tersebut sangatlah besar.

 

steve-jobs-slide-5m-everyday

Untuk menekankan jumlah 5 juta lagu per hari, Steve Jobs menjelaskannya dengan 58 lagu setiap detik, setiap menit, setiap jam dan setiap harinya

 

Ingat, jangan hanya menampilkan angka, statistik ataupun data. Jelaskan pula cerita yang ada di balik angka-angka tersebut. Dengan demikian data dan statistik Anda memiliki kekuatan serta daya pikat. Audiens akan mudah memahaminya sekaligus bersimpati dengan data yang Anda tampilkan.

 

5. Ciptakan Momentum Kejutan Luar Biasa

Sebuah presentasi yang hebat memiliki kejutan yang membuat audiens terperangah. Jika Anda ingin tampil memukau, ciptakan sebuah momentum yang akan memberi kejutan kepada audiens.

Inilah yang dilakukan Steve Jobs dalam berbagai kesempatan presentasinya.

Pada tahun 2008, Jobs bercerita bahwa Apple telah membuat notebook paling tipis di dunia, Jobs menunjukkan gambar betapa tipis dan ringannya notebook tersebut.

Ketika audiens membayangkan kira-kira seberapa tipis notebook tersebut, tiba-tiba Steve Jobs mengambil sebuah amplop dan mengeluarkan notebook MacBook Air dan menunjukkannya di hadapan audiens.

Penonton terperangah.

 

steve-jobs-reveal-macbook-air-from-envelope

Steve Jobs mengeluarkan Macbook Air dari sebuah amplop biasa untuk menunjukkan betapa tipisnya produk tersebut

 

Steve Jobs berhasil menciptakan kejutan dalam presentasinya. Sebuah presentasi yang dirancang sedemikian rupa sehingga tiba momentum untuk mengeluarkan notebook dari sebuah amplop biasa. Momen inilah yang membuat presentasi tersebut menjadi spektakuler.

Steve Jobs bisa saja sekedar menjelaskan spesifikasi teknis ukuran notebook tersebut. Namun cara ini tidak memberi kekuatan dan aspek emosional. Audiens sulit membayangkan beda sepersekian sentimeter.

Dengan mengeluarkan notebook tadi dari dalam amplop, maka penjelasan tentang notebook yang tipis menjadi sempurna. Tidak diperlukan ukuran teknis lagi untuk menjelaskannya.

Buat Anda yang ingin menjadi presenter luar biasa, pikirkan dan ciptakan momentum kejutan yang akan menjadi momen paling diingat oleh audiens sekaligus mampu merangkum keseluruhan presentasi Anda.

 

6. Latihan Untuk Kesempurnaan

Practice makes perfect.

Latihan menciptakan kesempurnaan. Demikian kata orang bijak.

Steve Jobs benar-benar memahami pentingnya sebuah latihan. Dan seorang Steve Jobs melakukan latihan dengan sungguh-sungguh.

Meskipun memiliki posisi tertinggi di perusahaan, Steve Jobs selalu terlibat langsung dalam setiap persiapan presentasi yang dia bawakan. Dia memilih setiap slide yang akan tampil, kapan demonstrasi akan dimulai, bagaimana tata cahaya ketika sebuah kejutan akan tampil, sampai ke seluruh aspek detil lainnya.

Karena itu jangan heran jika Anda menyaksikan Steve Jobs sangat rileks dan terlihat begitu menguasai presentasi yang dia bawakan. Mulai dari kalimat pembuka sampai demonstrasi produk yang dia tampilkan.

 

steve-jobs-iphone-demonstration

Steve Jobs selalu menggunakan demonstrasi produk sebagai bagian dari presentasinya. Dia memilih bagian-bagian yang tepat untuk menjelaskan fitur dan cara kerja sebuah produk baru

 

Dia telah berlatih berjam-jam. Tidak hanya sekali, dua kali atau tiga kali. Steve Jobs melatih presentasinya puluhan kali.

Itu mengapa setiap pilihan kata begitu pas, setiap momen tampil pada saat yang tepat, dan keseluruhan presentasi begitu harmonis. Itu semua bisa terjadi dengan latihan terus menerus sehingga tercipta kesempurnaan dalam sebuah penampilan presentasi.

Jadi kesuksesan presentasi Jobs bukanlah kebetulan. Kesuksesan presentasi itu datang dari persiapan yang sangat matang serta kesungguhan untuk menampilkannya secara menarik.

Jika Anda merasa presentasi yang akan Anda bawakan sangat penting, tirulah apa yang Jobs lakukan. Latih dan ulang presentasi Anda sampai Anda betul-betul menguasainya. Kerja keras dari latihan yang sungguh-sungguh akan terbayar ketika Anda tampil memukau di hadapan publik.

 

7. Have Fun, Nikmati Presentasi Anda

Menyampaikan presentasi tidak harus selalu serius. Anda pun bisa bersenang-senang dengan presentasi yang Anda bawakan.

Steve Jobs menunjukkan bagaimana dia menikmati presentasi yang dibawakan. Bagaimana dia menyelipkan humor yang menyegarkan ketika melakukan demonstrasi produk. Bagaimana dia memilih kata-kata yang mengundang audiens tersenyum.

Bahkan ketika sedang menyampaikan presentasi penting peluncuran iPhone di tahun 2007, terjadi sesuatu hal yang tak terduga. Tiba-tiba clicker yang digunakan Jobs tidak berfungsi.

Bukannya frustrasi atau marah, Jobs malah bercanda dan mengatakan “My clicker is not working.” Dia kemudian mengganti dengan clicker lainnya namun tetap tidak berfungsi.

Menghadapi situasi tak terduga yang mengganggu ini, Jobs tidak frustrasi. Dia mengalihkan pembicaraan dan bercerita apa yang dia lakukan bersama Steve Wozniak ketika masih duduk di bangku sekolah. Jobs bahkan menampilkan gerakan aneh di atas panggung sebagai “pengisi waktu” sampai clicker yang bermasalah tersebut teratasi.

 

steve-jobs-have-fun

Steve Jobs menampilkan gerakan akrobatik dalam presentasi peluncuran iPhone tahun 2007 setelah clicker yang dipakai sempat bermasalah.

 

Inilah salah satu ciri presenter kelas dunia. Mereka tidak terpengaruh oleh situasi tidak terduga yang mungkin muncul.

Bayangkan jika Steve Jobs marah di atas panggung dan menunjukkan rasa kesal karena alat yang dia pakai tidak berfungsi, maka yang terjadi dia akan memberikan energi negatif kepada seluruh audiens dan merusak seluruh penampilannya.

Sebaliknya, Jobs memilih bersikap positif dan selalu “having fun”. Steve Jobs mengubah kejadian tidak menyenangkan menjadi sebuah hiburan singkat yang membuat dirinya dan audiens tetap menikmati presentasi yang dibawakan.

Nikmati presentasi yang Anda bawakan. Jika Anda merasa “fun” dengan presentasi Anda, maka semangat positif itu pun akan menular kepada audiens.

 

8. Tunjukkan Passion Anda

Sebagai seorang pembicara publik, Anda perlu menunjukkan passion Anda kepada audiens. Ingat, semangat itu menular. Jika Anda bersemangat, termotivasi, dan menunjukkan keyakinan, maka audiens pun akan terpengaruh.

Sebaliknya jika Anda tampil loyo, tidak yakin dengan apa yang dibawakan maka audiens pun akan jenuh dengan presentasi Anda.

 

steve-jobs-showing-passion-in-presentation

Steve Jobs selalu menunjukkan semangat dan antusiasme dalam presentasinya

 

Inilah yang selalu dilakukan Jobs dalam presentasinya. Dia menjadi orang yang yakin betul dengan apa yang disampaikan. Itu mengapa semangatnya terpancar lewat tatapan mata, isyarat tubuh, kekuatan suara dan setiap demonstrasi yang dia lakukan.

Tanpa passion maka presentasi Anda menjadi hambar.

Tidak memiliki hentakan yang membuat audiens ingin terus menyaksikan.

Tunjukkan semangat dan antusiasme lewat ucapan, bahasa tubuh, dan seluruh aspek komunikasi Anda.

 

9. Gunakan Kata-Kata Yang Powerful Namun Mudah Dipahami

Dalam setiap presentasi, sangat penting untuk mempersiapkan pilihan kata yang tepat pada momen yang tepat. Itu mengapa latihan sangat penting. Salah satu fungsi latihan adalah untuk menemukan dan melatih pilihan kata yang ketika disampaikan pada momen yang tepat akan menciptakan efek luar biasa pada presentasi Anda.

Steve Jobs memperhatikan betul hal tersebut. Ketika dia menyampaikan presentasi perkenalan iPhone, dia menyebutkan, “Today, Apple is going to reinvent the phone.”

 

steve-jobs-slide-apple-reinvents-the-phone

Steve Jobs menggunakan tagline “Apple reinvents the phone” dalam banyak kesempatan ketika memperkenalkan produk iPhone

 

Kalimat tersebut dia ulang beberapa kali pada momen yang berbeda.

Apakah kalimat tersebut diucapkan Steve Jobs begitu saja di atas panggung?

Tentu saja tidak.

Dia sudah mempersiapkan kalimat tersebut untuk disampaikan pada momen yang tepat. Dan kalimat itu pula yang digunakan media massa ketika menerbitkan berita keesokan harinya.

Tidak hanya itu, Steve Jobs pun sangat sering menggunakan kata-kata yang menunjukkan semangat, antusiasme, rasa kagum dan hal positif lainnya. Berkali-kali dia menyebutkan:

“Isn’t it amazing?” – Bukankah ini mengagumkan?

“Isn’t that unbelievable?” – Bukankah hal itu tak dapat dipercaya?

“The coolest thing about iPod is your entire music library fits in your pocket.” – Hal paling keren dari Ipod adalah seluruh koleksi musik Anda muat di dalam kantong saku.

Steve Jobs tidak pernah menggunakan kata-kata yang sulit dimengerti atau membuat audiens harus mengernyitkan dahi untuk memahaminya. Dia selalu memakai kata-kata sederhana. Kata-kata yang mampu menjelaskan ide dalam bahasa audiens-nya. Kata-kata yang menggugah dan menunjukkan antusiasme.

Meskipun berbicara tentang teknologi, apa yang Jobs sampaikan bisa dimengerti dengan mudah oleh orang yang gaptek sekalipun.

Ingat, Anda menjadi seorang presenter hebat bukan karena menggunakan kata-kata rumit agar terlihat terpelajar. Sama sekali tidak. Presenter hebat adalah orang yang mampu memilih bahasa paling sederhana yang mudah dan cepat dipahami audiensnya.

 

Teknik Presentasi Luar Biasa

Itulah rahasia teknik presentasi Steve Jobs yang dikagumi banyak orang. Jika Anda menerapkan teknik-teknik presentasi di atas, niscaya setiap kesempatan akan menjadi momen presentasi yang memukau audiens.

Jika Anda ingin memahami lebih jauh teknik-teknik presentasi Steve Jobs, Anda juga bisa membaca buku “The Presentation Secrets of Steve Jobs – How to Be Insanely Great in Front of Any Audience” yang ditulis oleh Carmine Gallo, seorang kolumnis Businessweek.com

 

book-the-presentation-secrets-of-steve-jobs

 

Buku ini membahas secara mendalam aspek-aspek presentasi ala Steve Jobs disertai referensi kapan dan di mana Steve Jobs melakukannya.

Buku tersebut juga sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Erlangga dengan judul: “Rahasia Presentasi Steve Jobs – Bagaimana Tampil Luar Biasa Hebat di Depan Setiap Audiens”.

Jika Anda Anda ingin memahami teknik membuat slide presentasi yang sederhana namun kuat secara visual seperti yang digunakan Steve Jobs, Anda bisa belajar dari Slide Inspiratif – Slide Presentasi Kelas Dunia persembahan khusus tim Presentasi.net

Anda juga bisa mendownload presentasi Steve Jobs secara gratis dari website Apple. Ukuran setiap presentasi ini cukup besar yakni 1-2 Gigabytes dengan durasi hampir 2 jam. Walaupun demikian, menyaksikan presentasi Steve Jobs secara penuh dari awal sampai akhir akan membantu Anda melihat langsung bagaimana seorang presenter hebat tampil di atas panggung dan memukau audiensnya.

Selamat menginspirasi audiens Anda.

 
 

 
 

 
 

 
 

 

 
 

Silakan baca artikel menarik lainnya:

About Muhammad Noer

Seorang praktisi di bidang presentasi. Baginya, menguasai keterampilan presentasi sama dengan menguasai keterampilan komunikasi publik. Dapatkan buku yang ditulisnya di sini atau baca profil lengkapnya di sini.

Sampaikan Komentar Anda

  1. Terimakasih banyak atas informasinya,..menambah wawsan dan memotivasi saya untuk berpresentasi yang lebih baik.

  2. Tri Hariyanto berkomentar:

    Untuk bisa menyampaikan presentasi yang baik dan beda memang harus banyak latihan dan belajar terus menerus. Apa yang dilakukan mas Noer dengan membagi ilmu dan pengalaman dari orang lain inilah salah satu media pembelajaran bagi kami semua yang tiap minggu mendapatkan ‘pencerahan’ dan sesuatu yang sangat bermanfaat. Thanks alot!!

    • Muhammad Noer berkomentar:

      Kadang orang suka lupa mengira bahwa presenter hebat tampil tanpa kerja keras sebelumnya. Mereka adalah orang yang berdisiplin melatih presentasinya sehingga tampil maksimal ketika berada di hadapan audiens.

  3. Sebagai seorang pekerja namun masih bisa berbagi ilmu.
    P Noer benar-benar telah “menemukan waktu produktif”

    semoga menambah wawasan dan motivasi saya

    terima kasih

    • Muhammad Noer berkomentar:

      Terima kasih Mas Ali Mansur. Semoga memberi inspirasi dan semangat buat Anda :)
      Bekerja dan berkarya bisa dilakukan beriringan tanpa saling mengganggu.

  4. thanks… paling penting juga dalam presentasi menurut saya adalah mengetahui betul apa yang kita akan bahas.

  5. Saya senang bisa mendapatkan ilmu presentasi ini.
    terima kasih ya ^_^.

  6. Saya sangat senang bisa mendapatkan & belajar ilmu presentasi ini
    terima kasih ya artikelnya.
    ^_^

  7. august berkomentar:

    saya sangat terbantu dengan artikel bapak

  8. ibnu berkomentar:

    luar biasa

  9. eriman berkomentar:

    trima kasih Mas Noer, tinggal “take action”

  10. Nurul Az Zahra berkomentar:

    thank's….
    for information,,,,
    ,,,.

  11. Ida Tawesi berkomentar:

    Terima kasih untuk informasinya yang sangat berguna bagi saya secara peribadi dan juga bagi yang lainnya. Saya sangat terbantu. Sekali lagi terima kasih Mas Noer.

  12. little berkomentar:

    saya menjadi termotivasi dan lebih semangat lagi,terimakasih atas informasi berharga ini Pak Noer :) :-D

  13. Pak Steve Jobs memang inspirator yang luar biasa,
    terima kasih ya Pak atas artikelnya. Semakin menambah pengetahuan akan presentasi.

    tetap semangat.

  14. terima kasih

  15. terima kasih

  16. thanks..very inspiring…

  17. sy sdh coba buka website apple, tapi belum menemukan tempat utk mendowload presentasi steve jobs tsb..n then how?

  18. inspiring, I'll try.

  19. terimaksih..sy dah berhasil megunduhnya…

  20. sangat menarik dan jadi pelajaran penting.. terimakasih

  21. Muhammad Noer berkomentar:

    Buat Anda yang tertarik untuk mempelajari presentasi Steve Jobs, bisa mendapatkannya dari website Apple di http://www.apple.com/apple-events/

    Atau gunakan iTunes dan cari kata kunci “Apple Keynote” atau “Apple Events” di bagian Podcast. Selamat belajar.

  22. Dewi Anjar berkomentar:

    makasih info nya.

  23. lagi butuh banget nih.. makasih Bang.. Inti yg penting banget itu: practice makes perfect!

  24. yayan somantri berkomentar:

    terima kasih atas ilmunya yang luar biasa, dan penyajian materinya yang begitu mudah di pahami, sukses buat p noer, sekalian juga ijin ilmunya dibagikan ke yang lain dan di implementasikan

    • Terima kasih atas apresiasinya Pak. Kita bisa belajar banyak dari Steve Jobs yang benar-benar mampu menampilkan presentasi yang khas, menarik dan berkualitas.

  25. Terima kasih Pak, materi Bapak unggah sangat bermanfaat.

  26. nice to share…

  27. nice to share…

  28. Makasih Mas Noer atas sharingnya, semoga bermanfaat bagi banyak orang.

  29. Nasrullah Bakumpai berkomentar:

    Alhamdulillah saya sudah memiliki presentasi pengembangan diri. Salam Power Poin.

  30. terimakasih atas materinya pak.

  31. Sharing is caring…. many thanks…

  32. mtr nwn…tapi dereng saged di download mb

  33. ilmu ini sangat membantu saya membuat chart presentasi lbh hidup dan mudah ditangkap oleh audience. Ini pengakuan mereka.

  34. Good reads

  35. Terima kasih atas sharingnya, cerita yang sangat inspiratif

Situs yang membuat link ke halaman ini

  1. [...] Steve Jobs was one of profiecient speakers especially when presenting numbers. When he was explaining the capacity of an Ipod, he didn’t mention 1 gigabyte, 2 gigabyte or 100 gigabyte. Why? Because those numbers were abstract to the audience. Instead, he explained that you could store up to 1000 songs in your pocket. The number then had a meaning and a story. [...]

  2. […] Steve Jobs yang terkenal dengan teknik presentasinya yang begitu fenomenal berlatih berjam-jam untuk mencapai kualitas presentasi yang sangat tinggi. Jadi jangan dikira beliau tampil begitu saja di atas panggung. Sebelum tampil, ada banyak persiapan besar di belakang layar yang telah dilakukan. Dengan demikian, jangan heran jika presentasi beliau menjadi sangat sukses. […]

  3. […] memoles presentasi sampai Anda benar-benar siap dengan pembukaan, isi, dan penutup yang meyakinkan. Steve Jobs yang terkenal dengan teknik presentasinya yang begitu fenomenal berlatih berjam-jam untuk mencapai kualitas presentasi yang sangat tinggi. […]

  4. […] dalam amazing presentation slide yang keren. Presentasi ini diadaptasi dari artikel berjudul 9 Rahasia Teknik Presentasi Steve Jobs yang sangat […]

Leave a Reply